Menyisipkan blok debug pada skrip PHP

In: PHP

1 Aug 2010

Seringkali dalam proses pengembangan sebuah aplikasi berbasis web, pengembang perlu membuat satu blok debug yang terdiri dari beberapa baris. Blok debug ini kemudian diaktifkan dan dinonaktifkan sesuai kebutuhan, proses pengaktifan dan penonaktifan semacam ini biasanya berlangsung berulang kali. Terlihat sederhana memang, tetapi bila Anda dapat menghemat waktu untuk kegiatan yang berlangsung berulang-ulang, maka penghematan sesedikit apapun akan berkontribusi cukup besar karena perulangan yang terjadi.

Berikut ini adalah tips untuk melakukan secara cepat pengaktifan maupun penonaktifan sebuah blok debug dalam bahasa pemrograman PHP.

/* awali blok debug dengan baris pembuka seperti ini */
function microtime_float() {
  list($usec, $sec) = explode(" ", microtime());
  return ((float)$usec + (float)$sec);
}
$time_start = microtime_float();
// kemudian akhiri dengan baris penutup seperti ini */

/* cukup tambahkan atau hilangkan dua karakter
$time_end = microtime_float();
$time = $time_end - $time_start;
echo 'done in ' . $time . ' seconds.';
// untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya */

Dengan mengawali blok debug Anda dengan cara seperti contoh di atas,  ketika Anda memiliki */ di akhir baris pembuka, maka baris tersebut dianggap sebagai komentar, sedangkan baris berikutnya akan dieksekusi karena komentar telah berakhir dengan */ yang Anda sisipkan.

Sementara, dengan menghilangkan */ dari baris pembuka, komentar akan berakhir di ujung baris penutup. Bagian pentingnya adalah penanda // di awal baris penutup, yang membuat baris itu sebagai baris komentar yang utuh, sehingga tidak terpengaruh oleh keberadaan */ di baris pembuka.

Ditulis pada suatu malam ketika sedang bermain dengan skrip di 49 server.

2 Responses to Menyisipkan blok debug pada skrip PHP

Avatar

heri

April 23rd, 2011 at 12:29 pm

maksud debug itu sendiri gimana… saya masi kurang mengerti tentang arti dan kegunaan debug dalam pemograman,, bisa di share kan sob

Avatar

Riyono

April 23rd, 2011 at 1:13 pm

Yang disebut dengan debug sebenarnya adalah proses mencari kesalahan program. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyisipkan perintah-perintah yang terkait dengan keperluan tersebut. Contoh di artikel ini, misalnya, saya buat untuk mencari proses mana yang berjalan lambat, jadi saya menyisipkan perintah untuk menghitung waktu proses.

Comment Form

Hello, I’m Nico.

I’m a web developer from Yogyakarta, Indonesia. I have been developing web apps for 10+ years. In this blog, I’d like to share my experience to everyone.

Photostream

    BooksConnectedToastersResurrectionThe family

Categories

Archives

  • Riyono: Yang disebut dengan debug sebenarnya adalah proses mencari kesalahan program. Salah satu cara yang d [...]
  • heri: maksud debug itu sendiri gimana... saya masi kurang mengerti tentang arti dan kegunaan debug dalam p [...]
  • sebastian88: pola dulu ato paket dulu? kalo POLA saia sih: 1. buyer transfer dulu ke rekening saia 2. saia k [...]
  • Riyono: You're welcome :) [...]
  • Michel Wilhelm: Thank you for publishing the class TCPping on phpclasses.org. It helped me to develop an internal to [...]

Categories